Sebuah percakapan antara Penguasa Alam semesta dengan hambanya...
H : Bolehkah aku menyanyakan sesuatu kepadamu ya Allah ??
A : Silakan hambaku... :)
H : Apakah kau akan marah kepada setiap apapun pertanyaanku ?
A : Aku sama sekali tidak pernah marah, kepada umatku. kecuali dia telah menduakanku dan tidak mensyukuri nikmatku :)
H : ya Allah, Hari ini aku benar-benar kesal terhadapmu !!! Kenapa ya
Allah ??? kenapa hari ini adalah hari yang paling buruk bagiku !!
Apakah kamu tidak sayang kepadaku !!! Ketika aku akan mengerjakan tugas
ku jam 4 pagi alarm ku tidak berbunyi sehingga aku tidak bisa
melanjutkan tugas ku, lalu ketika aku ingin mandi, tidak air sama sekali
dan air tidak bisa dinyalakan, sehingga aku tidak jadi mandi ya Allah.
A : Hmmm, lalu...
H : Ketika aku ingin sarapan pagi, bekas sisa makan malamku,
tiba-tiba makanan yang ada di piringku tumpah begitu saja, karena aku
tersandung sesuatu.
A : lalu apa lagi...
H : Ketika aku ingin berangkat ternyata ban motor ku bocor, sehingga
aku harus menambalnya dulu di tukang tambal ban, dan itu juga yang
membuatku telat ke kampus dan diomelin oleh dosen ya Allah. Kenapa ya
Allah ???
A : Jadi begitu...
Biar aku jelaskan, ketika alarm kamu tidak berbunyi, aku
sengaja membiarkanmu tidur lebih lelap, agar kamu benar-benar siap dan
fit hari ini. Karena kamu akan melakukan banyak hal yang kurang kamu
sukai.
H : Apa benar ?
A : Ya, dan ketika kamu ingin mandi, aku sengaja mematikan
air tersebut, karena jika kamu mandi saat itu, kamu akan terpeleset dan
jatuh di kamar mandi, sehingga tidak akan ada yang menolongmu saat itu.
H : Hah ?? ( tersentuh )
A : Lalu ketika sarapanmu jatuh ke lantai, akupun sengaja
menjatuhkannya karena makanan itu sudah tidak sehat untuk di makan, dan
bisa membuatmu sakit selama seminggu, sehingga kamu tidak akan
mengikuti UTS besok Lusa.
H : Ya Allah... ( Terharu )
A : Dan yang terakhir, aku juga telah meletuskan ban motor
mu, karena disaat ban motormu tidak bocor, kamu akan tertabrak oleh
pengendara mobil yang sedang mabuk dijalan, yang akan membuatmu koma
dirumah sakit. Sehingga aku menahanmu untuk berangkat ke kampus lebih
awal.
H : Cukup ya Allah... Maafkan aku.. (Sedih...)
A : Dan ketika kamu terkena omel oleh dosenmu, itu memang
karena salahmu, mungkin jika kamu menyelesaikannya lebih awal kemarin,
kamu tidak akan dimarahi oleh dosenmu. Dan mengapa juga aku membuatmu
terlambat, karena jika tidak terlambat, kamu akan mencontek beberapa
tugas temanmu. Sehingga kamu akan lebih malas setiap kamu mendapatkan
tugas berikutnya.
H : Ya Allah maafkan aku... Aku benar-benar tidak tahu akan menjadi hal yang seperti ini.. Maafkan aku.
A : Ya Hambaku, terkadang banyak umatku yang selalu
menyalahkanku dengan takdir yang sudah kuberikan kepadanya. Tapi tanpa
mereka sadari, sebenarnya mereka akan mendapatkan hal yang jauh lebih
baik untuk dirinya.. :)
H : Aku sudah tidak sanggup menahan semua ini ya Allah, maafkan hambamu ini, karena aku telah mengabaikan semua perintahmu.
A : Semoga kamu menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Hambaku.. :)
Subhanallah...
Saya gak terlalu mengharapkan ucapan terima kasih, tapi saya berharap, apa yang ada di blog ini, bisa sangat bermanfaat untuk kalian... :)
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Haru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Haru. Tampilkan semua postingan
Senin, 26 November 2012
Selasa, 17 Mei 2011
Keep in Your Heart and Keep in Smile
Bener kok kalo kebanyakan orang bilang, perasaan itu datang dengan tiba-tiba tanpa kita sadari, tapi kalian harus menahannya sebelum perasaan itu jauh, jauh, dan sangat jauh... Kita harus tahu mana yang baik mana yang tidak. "Jangan pernah ambil keputusan dengan cepat, pikirlah sebelum kalian mengutarakannya, dan jangan pernah ikuti nafsu, serta dalam bentuk materi". Perasaan yang didasari dengan materi dan hawa nafsu, hanya akan membuat hubungan kalian tidak bertahan lama. Sayapun pernah mengalaminya,, Awalnya, saya sangat tertarik kepadanya. Tapi perasaan ini, mengatakan hal yang jauh dari apa yang kita lihat dari hati dan perasaannya.
Pernahkah kalian sering kecewa terhadap someone ??? Sering ??? "Dan itu pasti akan membuat kalian sakit bukan, bahkan kalian tidak tahu apa yang mesti kalian lakukan"
Tapi, bagaimanapun kita harus memberi kesempatan dan memberikan beberapa kepercayaan kepadanya.
Jika itu masih membuat perasaan kalian sakit, dan tidak menyenangkan...
Saya harap, kalian harus bisa menjaga hati kalian untuk orang lain yang mungkin jauh lebih baik darinya. Itu saja mungkin, pengalaman yang saya terima dengan tulus. Walaupun mengiris perasaan. But Overall, Saya terima itu dengan lapang dada, bagaimanapun dia juga manusiakan, dan kita harus tetap berhubungan baik dengannya :)
"Seseorang yang kita cintai, dia bisa menerima apapun kekurangan dan kelebihan kita, baik segi fisik, materi, dan tingkah laku. Sebelum kalian memahami itu, kalian blum mendapatkan apa yang kalian cari".
Pernahkah kalian sering kecewa terhadap someone ??? Sering ??? "Dan itu pasti akan membuat kalian sakit bukan, bahkan kalian tidak tahu apa yang mesti kalian lakukan"
Tapi, bagaimanapun kita harus memberi kesempatan dan memberikan beberapa kepercayaan kepadanya.
Jika itu masih membuat perasaan kalian sakit, dan tidak menyenangkan...
Saya harap, kalian harus bisa menjaga hati kalian untuk orang lain yang mungkin jauh lebih baik darinya. Itu saja mungkin, pengalaman yang saya terima dengan tulus. Walaupun mengiris perasaan. But Overall, Saya terima itu dengan lapang dada, bagaimanapun dia juga manusiakan, dan kita harus tetap berhubungan baik dengannya :)
"Seseorang yang kita cintai, dia bisa menerima apapun kekurangan dan kelebihan kita, baik segi fisik, materi, dan tingkah laku. Sebelum kalian memahami itu, kalian blum mendapatkan apa yang kalian cari".
Selasa, 07 Desember 2010
Tangisan Haru dari seorang ayah terhadap anaknya
Seorang anak kecil 6 tahun tak berdaya dirumah sakit, sedang ditemani oleh ayahnya dan kakak perempuannya. Tanpa ditemani ibunya, karena ibunya telah meninggal dunia setelah melahirkan anak kecil yang sedang terbaring itu.
Dia bertanya kepada ayahnya " Ayah, kenapa aku tidak bisa sembuh ??" Ayahpun baru bisa menjawab setelah menahan air matanya keluar, dan berkata " Ayah Yakin, jika kamu kuat dan tidak menangis saat kamu minum obat dan disuntik, kamu akan sembuh nak." Saat itu kakaknyapun terharu mendengar ucapan ayah, dan iyapun menahan air mata itu. Di tengah keheningan, anak itu bertanya kembali," Ayah, kapan aku bertemu dengan ibu ?? sudah 6 tahun aku belum bertemu dengan ibu, ayah sudah janji bukan ??" Ayah hanya bisa sedih dan terdiam. Kakaknya menjawab dengan kebohongan agar adiknya senang, karna dia tidak mau adiknya tahu, bahwa Ibunya telah meninggal. " Ibu sedang berada diluar kota nak, dia akan kesini lusa, Ibu nitip pesan... Dia Kangen sama kamu Dik." Adikpun menjawab " Berarti ibu akan kesini k ?? Aku mau bertemu dengan ibu lekas k, aku ingin mencoba masakan seorang ibu seperti halnya teman-temanku diluar yang selalu dibekali oleh masakan orang tuanya." Ayahpun menangis... Karna dia tak pernah dibuatkan bekal oleh seorang ibu, seperti anak-anak yang lain. Ayahpun berkata " Nak, besok kamu akan di operasi, besok ayah harus melihat kamu sembuh. Jika kamu sembuh kita bisa makan bersama dengan ibu."
Anakpun itupun menjawab, "Iya ayah, aku akan berusaha, untuk ibu,ayah dan kakak!" Kakaknyapun ikut menangis...
Keesokan harinya, Setelah ingin di operasi...
"Ayah, doakan aku yah... Aku tidak mau disini terus.Aku ingin bertemu dengan ibu, dan kita makan bersama.. Benar kan k ? Tapiiii... Jika aku tidak berhasil... Aku nitip salam buat ibu. Aku Sangat Rindu padanya dan ingin masakan ibu, seperti halnya teman-temanku yang lain."
Ayah dan kk tidak bisa menahan lagi kesedihannya, merekapun menangis mendengar ucapan itu... Ayah menjawab, " Kamu pasti berhasil nak Ayah yakin !!!."
5 Jam kemudian... Dokter keluar dari ruang operasi,dia merasa sangat sedih karena dia tahu tentang hubungan dan semua cerita belaka mereka. dan dia berkata " Anak bapak sudah tidak bisa kami selamatkan, semoga dia bertemu dengan ibunya disana."
Dan itulah akhirnya, kakak menjadi anak satu-satunya yang dimiliki ayahnya, dan ayahnya sudah kehilangan 2 orang yang sangat disayanginnya yaitu Istri dan anaknya yang terakhir. Ayah benar-benar tak bisa menahan rasa tangis yang begitu dahsyat, yang telah menimpa hatinya. Dia hanya bisa menangis sekeras-kerasnya, dan baginya dunia sungguh tidak adil, dan begitupun kakaknya, dia pun hanya bisa menenangkan perasaan ayahnya yang gontai itu.
Mungkin setiap cobaan atau masalah yang kita dapat, kita harus menerimanya dengan tegar dan tabah, kita harus yakin, bahwa Yang Maha Kuasa sudah menyiapkan yang terbaik untuk masa depan kelak.
Dia bertanya kepada ayahnya " Ayah, kenapa aku tidak bisa sembuh ??" Ayahpun baru bisa menjawab setelah menahan air matanya keluar, dan berkata " Ayah Yakin, jika kamu kuat dan tidak menangis saat kamu minum obat dan disuntik, kamu akan sembuh nak." Saat itu kakaknyapun terharu mendengar ucapan ayah, dan iyapun menahan air mata itu. Di tengah keheningan, anak itu bertanya kembali," Ayah, kapan aku bertemu dengan ibu ?? sudah 6 tahun aku belum bertemu dengan ibu, ayah sudah janji bukan ??" Ayah hanya bisa sedih dan terdiam. Kakaknya menjawab dengan kebohongan agar adiknya senang, karna dia tidak mau adiknya tahu, bahwa Ibunya telah meninggal. " Ibu sedang berada diluar kota nak, dia akan kesini lusa, Ibu nitip pesan... Dia Kangen sama kamu Dik." Adikpun menjawab " Berarti ibu akan kesini k ?? Aku mau bertemu dengan ibu lekas k, aku ingin mencoba masakan seorang ibu seperti halnya teman-temanku diluar yang selalu dibekali oleh masakan orang tuanya." Ayahpun menangis... Karna dia tak pernah dibuatkan bekal oleh seorang ibu, seperti anak-anak yang lain. Ayahpun berkata " Nak, besok kamu akan di operasi, besok ayah harus melihat kamu sembuh. Jika kamu sembuh kita bisa makan bersama dengan ibu."
Anakpun itupun menjawab, "Iya ayah, aku akan berusaha, untuk ibu,ayah dan kakak!" Kakaknyapun ikut menangis...
Keesokan harinya, Setelah ingin di operasi...
"Ayah, doakan aku yah... Aku tidak mau disini terus.Aku ingin bertemu dengan ibu, dan kita makan bersama.. Benar kan k ? Tapiiii... Jika aku tidak berhasil... Aku nitip salam buat ibu. Aku Sangat Rindu padanya dan ingin masakan ibu, seperti halnya teman-temanku yang lain."
Ayah dan kk tidak bisa menahan lagi kesedihannya, merekapun menangis mendengar ucapan itu... Ayah menjawab, " Kamu pasti berhasil nak Ayah yakin !!!."
5 Jam kemudian... Dokter keluar dari ruang operasi,dia merasa sangat sedih karena dia tahu tentang hubungan dan semua cerita belaka mereka. dan dia berkata " Anak bapak sudah tidak bisa kami selamatkan, semoga dia bertemu dengan ibunya disana."
Dan itulah akhirnya, kakak menjadi anak satu-satunya yang dimiliki ayahnya, dan ayahnya sudah kehilangan 2 orang yang sangat disayanginnya yaitu Istri dan anaknya yang terakhir. Ayah benar-benar tak bisa menahan rasa tangis yang begitu dahsyat, yang telah menimpa hatinya. Dia hanya bisa menangis sekeras-kerasnya, dan baginya dunia sungguh tidak adil, dan begitupun kakaknya, dia pun hanya bisa menenangkan perasaan ayahnya yang gontai itu.
Mungkin setiap cobaan atau masalah yang kita dapat, kita harus menerimanya dengan tegar dan tabah, kita harus yakin, bahwa Yang Maha Kuasa sudah menyiapkan yang terbaik untuk masa depan kelak.
Surat untuk, Orang Tuaku dan Bibi
Ada seorang gadis kecil yang bahagia sekali dengan kedua orang tuanya saat itu , dia mempunyai penyakit tumor di perutnya yang jarang sekali ditemukan oleh anak-anak yang lain. Namun setelah, orang tuanya memliki kesibukan masing-masing, ia lebih sering bermain dengan pembantunya. Sekarang, dia jarang sekali bermain dengan orang tuanya. Bahkan, sekalipun orang tuanya, pulang bekerja, dia sama sekali tidak diperhatikan. Dan sudah sering sekali kejadian itu terulang. Sampai gadis kecil itu memberanikan diri ke kamar orang tuanya, dan bilang "Mah, pah, aku ingin ayah dan mamah membacakan dongeng untukku, aku mohon, sekali ini aja" Tapi apa ? Orang tuanya memarahinya dan menyuruh bibinya, membawa dia kekamar tidurnya. Gadis kecil itu, merasa bersalah dan minta maaf kepada orang tuanya. Bibipun merasa kasihan dengan gadis kecil itu, dia merasa, dia sudah tidak diperdulikan lagi dengan orang tuanya. Gadis itu berkata "Bi, sekarang orang tuaku sepertinya tidak memperdulikanku lagi, jika umurku dibatasi oleh penyakit ini, aku ingin sekali bibi selalu datang menjengukku ke tempat tinggal baruku nanti, dan titipkan pesan ini kepada orang tuaku setelah aku tiada, aku mohon" Kau tahu, bibipun menangis saat itu, dan akhirnya, bibipun yang membaca dongeng sebelum tidur untuk gadis kecil itu. 1 tahun kemudian, tanpa perhatian sama sekali dari orang tuanya, tumor itu semakin parah, dan anak kecil itu mulai kesakitan, dan harus dibawa kerumah sakit. Bibipun menelfon orang tuanya ke kantor tempat mereka bekerja, namun tanggapan mereka apa ?? dia hanya bilang kepada bibinya, agar membawa gadis itu kerumah sakit terdekat, dan masalah biaya biar orang tuanya yang menanggung semuanya.. Saat itu bibipun merasa, kesal dan sedih sekali mendengar perkataan orang tua gadis kecil itu. Tanpa pikir panjang bibipun membawa gadis itu kerumah sakit, dan ternyata, gadis itu harus di operasi... Dokter mengatakan " Operasi ini, kemungkinan berhasil hanya 45%" Akhirnya bibipun memberikan kabar kepada orang tuanya, orang tuanya pun sangat kaget mendengar INFO dari dokter itu dan langsung menuju kerumah sakit. Setelah sampai dirumah sakit, "YA" Ayah gadis itupun menyetujuinya... Kau tau ? Orang tuanya sangat berat sekali menerima kejadian ini, dan mereka tidak ingin kehilangan anaknya yg berusia 7 tahun itu. Dan dia sangat berharap operasinya berhasil... Sebelum masuk ke ruang operasi, gadis kecil itu mengatakan " Bibi, tolong aku bi, aku kesakitan, bibi tolong aku, aku tidak ingin seperti ini, bibi.." Kau tahu, bahkan Dalam situasi kondisi seperti itu, dia tidak mengucapkan kata ayah dan ibu. Dia mempunyai siksaan batin selama 2 tahun, dan itu karna tingkah kedua orangtuanya yang tidak pernah sama sekali memperdulikannya.. Orang tuanya hanya menangis, dan menyesal. "Putriii, maafkan papah sama ibu, papah menyesal, papah ingin kita bertamasya lagi seperti dulu, putri papah mohon, kamu harus kuat, maafkan papah sama ibu nak.." Ayah dan ibunyapun sangat menyesal dan ia trus menangis, sampai operasinya selesai... Dan mereka berharap, putri bisa berhasil dalam operasinya. 6 Jam berlalu, dan akhirnya... Dokter mengatakan " Maaf sekali, kami sudah melakukan semampu kami. Kami mohon maaf, nyawa anak bapak tidak bisa kami selamatkan" Ayah dan ibunya SHOCK !!! Dan mereka hanya bisa menangis, dan menyesal... Bibi mengatakan kepada orang tua gadis itu, "Mungkin dia lebih tenang disana, dibandingkan dengan bapak dan ibunya. Dan dia menitipkan ini untuk bapak dan ibu. Sambil menangis, kedua orang tuanyapun membaca pesan dari anaknya,
_________________________________________________________________________________________________
"Ayah, mamah, kelak kalau umurku sudah abis, aku mohon, buatkan adik untukku, agar aku bisa melihatnya dari jauh, meskipunn aku tidak bisa bermain dengannya, dan menyentuhnya, dan aku mohon sekali, jangan samakan diriku dengan dia, yang selalu tidak diperdulikan oleh kalian. Aku harap, mamah dan ayah tidak boleh menangis. Dan untuk bibi, terima kasih untuk semuanya, bibi seperti malaikat yang selalu ada untukku, ingat ! bibi sudah berjanji denganku, bibi harus Sering datang kerumah baruku nanti. Aku sayang bibi..
"Ciuman manis, dari anakmu, PUTRI"
_________________________________________________________________________________________________
"Ayah, mamah, kelak kalau umurku sudah abis, aku mohon, buatkan adik untukku, agar aku bisa melihatnya dari jauh, meskipunn aku tidak bisa bermain dengannya, dan menyentuhnya, dan aku mohon sekali, jangan samakan diriku dengan dia, yang selalu tidak diperdulikan oleh kalian. Aku harap, mamah dan ayah tidak boleh menangis. Dan untuk bibi, terima kasih untuk semuanya, bibi seperti malaikat yang selalu ada untukku, ingat ! bibi sudah berjanji denganku, bibi harus Sering datang kerumah baruku nanti. Aku sayang bibi..
"Ciuman manis, dari anakmu, PUTRI"
Langganan:
Komentar (Atom)

